foto1 foto2 foto3 foto4 foto5


Pelayanan Iman & Doa
www.pidmedia.net
PID

Pelayanan Kristen (Christian Ministry Church) Badan Hukum : Departemen Agama RI no.156 Tahun 1990, Motto PID adalah MELAYANI YANG BELUM TERLAYANI, Donation; Bank Central Asia (BCA), Account No : 3312172299,Beneficiary name : Christi Yana Rahayu atau Pudjianto +++ Swift Code: CENAIDJA ;Beneficiary Bank Name: Bank Mandiri, Beneficiary Branch: KCP Batu,Beneficiary Account No: 144-00-1556515-0, Beneficiary name: Pudjianto/Monika Maria Paramita +++ Swift Code: BMRIIDJA +++ +++

Visitors Counter

725565
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
398
1484
7028
708207
31237
25661
725565

Your IP: 18.206.14.135
Server Time: 2020-02-28 08:07:09

radiopid

 

JANGAN BANYAK ORANG MENJADI GURU

   Sebuah nasihat seorang rasul kepada orang-orang Kristen yang tersebar, oleh karena penganiayaan yang terjadi. Itulah Rasul Yakobus di dalam suratnya supaya diantara orang percaya tidak banyak yang menjadi guru. Bukan tidak boleh menjadi guru namun nasihatnya adalah “janganlah banyak menjadi guru”. Lengkapnya demikian: “Saudara-saudaraku, janganlah banyak orang di antara kamu mau menjadi guru; sebab kita tahu, bahwa sebagai guru kita akan dihakimi menurut ukuran yang lebih berat” ( Yakobus 3:1). Artinya yang lebih dalam adalah pikir matang-matang terlebih dahulu. Mengapa sampai Yakobus mengatakan demikian? Di dalam tulisannya itu juga menyebutkan berkaitan dengan penghakiman, maka seorang guru akan mendapatkan penghakiman yang ukurannya lebih berat.

 

   Apa yang ditulis oleh Rasul Yakobus memang benar dan perlu kita pikirkan. Khususnya yang memang pekerjaannya mengajar karena:

1.      Seorang pengajar hanya boleh mengajarkan kebenaran. Tidak bolah mengajarkan yang membuat orang lain tersesat sumbernya adalah firman Tuhan.

2.      Seorang pengajar itu memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap yang diajar. Perilaku seseorang banyak ditentukan oleh seorang pengajar.

3.      Seorang pengajar dituntut menjadi teladan di dalam kehidupan praktisnya. Artinya ajarannya tidak berguna sama sekali kalau si pengajar sendiri tidak melakukannya di dalam kehidupannya.

   Apa yang ditulis Rasul Yakobus itu memang  menjadi sebuah petuah bagi kehidupan orang beriman pada masa sekarang ini. Betapa banyaknya orang yang akhirnya menjadi tersesat dan kecewa di dalam hidup karena para pengajar tidak mengajarkan kebenaran, tidak membawa seseorang atau banyak orang kepada Kristus namun kepada dirinya sendiri. Mereka dikumpulkan di ajar untuk memberi kepada Tuhan, pada hal  semua persembahan yang telah terkumpul untuk membangun kerajaannya sendiri. Dalam hal ini Rasul Paulus menulis: “Dialah yang kami beritakan, apabila tiap-tiap orang kami nasihati dan tiap-tiap orang kami ajari dalam segala hikmat, untuk memimpin tiap-tiap orang kepada kesempurnaan dalam Kristus”.(Kolose 1:28).  Seorang pengajar inilah yang harus dikerjakan bahwa semua-semuanya adalah untuk Kristus, untuk kemuliaanNya orang yang dibawa supaya mengenal Kristus secara sempurna, dan menjadi kemuliaan Kristus.

JIKA KITA DIPERCAYA MENJADI PENGAJAR, PAGARI DIRI SUPAYA ORANG YANG KITA AJAR BUKAN MENJADI MURID KITA, BIARLAH MEREKA MENGENAL KRISTUS, KEBENARAN YANG SEJATI ITU, KARENA HANYA DI DALAM KRISTUS ADA PENGHARAPAN YANG BAIK BAGI SESEORANG.


Copyright © 2020 PID MEDIA Rights Reserved.