MENJADI ORANG YANG DILUPAKAN

MENJADI ORANG YANG DILUPAKAN

(Kejadian 40)

Tidak bisa dipungkiri sebagian orang  mudah melupakan pertolongan dari orang lain, ketika dirinya mendapatkan posisi atau hidupnya berkelimpahan. Pada hal sebelumnya, hidupnya begitu susah, tidak ada harapan. Tapi itulah kenyataan yang sering terjadi di sekitar kita. Orang mudah melupakan si penolongnya ketika hidupnya lebih baik.

Peristiwa yang dicatat di dalam Alkitab adalah Yusuf ketika memberikan pencerahan atas mimpi 2 orang pegawai Firaun, yang satu tukang roti, yang lainnya juru minuman raja yang masing-masing dimasukan penjara di tempat Yusuf dipenjara.  Pencerahan Yusuf  berkaitan mimpinya dua orang itu memang benar, tukang roti itu akan dihukum mati, juru minuman itu akan menduduki posisinya semula. Yusuf berpesan kepada Juru Minuman itu setelah bebas: “ Tetapi, ingatlah kepadaku, apabila keadaanmu telah baik nanti, tunjukkanlah terima kasihmu kepadaku dengan menceritakan hal ihwalku kepada Firaun dan tolonglah keluarkan aku dari rumah ini.Sebab aku dicuri diculik begitu saja dari negeri orang Ibrani dan di sini pun aku tidak pernah melakukan apa-apa yang menyebabkan aku layak dimasukkan ke dalam liang tutupan ini."(Kejadian 40:14-15)

Namun, ternyata Juru minum raja itu setelah menduduki posisinya, lupa kepada Yusuf.

Inilah kenyataan yang sering terjadi. Orang mudah lupa janji, lupa orang sudah pernah menolong, dan ternyata bukan hanya terjadi pada jaman sekarang, jaman dahulupun sudah terjadi demikian. Namun, bagi kita sebagai orang percaya jangan berhenti  berbuat baik, ketika kita dikecewakan orang yang telah kita tolong karena memang kita terpanggil untuk hal tersebut. Paulus menulis: “Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah(Galatia 6:9)

MENJADI MURID YESUS, BERBUAT BAIK ADALAH SUDAH MENJADI BAGIAN HIDUP, DILUPAKAN ATAU TIDAK, KARENA MEMANG HATI SUDAH DIUBAH UNTUK MELAKUKAN HAL YANG BAIK.