TUHAN TIDAK PERNAH LUPA

TUHAN TIDAK PERNAH LUPA

(Kejadian 41)

Siapakah  yang akan mengingat seorang budak bernama Yusuf yang terpenjara? Potifar yang telah merasakan bagaimana ia mempercaya Yusuf untuk mengatur rumah tangganya,  masih ingatkah? Bahkan Juru minuman raja yang dipesan supaya ia mengatakan kepada Firaun yang raja berkaitan dengan nasipnya. Setelah menduduki jabatannya kembali sebagai juru minuman raja, juru minuman raja itupun lupa. Siapakah yang mau mengingat seorang budak. Tetapi bagaimanapun Tuhan yang disembah Yusuf tidak pernah melupakan Yusuf.  Dalam firmanNya tertulis demikian: “ Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau. Lihat, Aku telah melukiskan engkau di telapak tangan-Ku; tembok-tembokmu tetap di ruang mata-Ku” (Yesaya 49:14-15)

Janji Tuhan itu memang sangat menyejukan. Jika kita menyimak perjalanan hidup Yusuf, dengan caraNya, Tuhan  membebaskan Yusuf  kembali dengan memberi pencerahan kepada Firaun sang raja berkaitan dengan mimpinya. Yang pada waktu itu tidak ada seorang juru tafsir di Negara itu yang bisa  memberi pencerahan. Di situlah sang Juru minum raja baru teringat padanya, dan baru mengatakan kepada sang raja.  Cara Tuhan menolong Yusuf memang sangat ajaib. Demikian juga pertolongannya  kepada kita yang bersandar kepadaNya, tidak pernah terbayangkan dan terpikirkan oleh kita.

Tuhan tidak pernah kekurangan cara di dalam mengangkat kita dari penderitaan hidup.

TIDAK SELAYAKNYA KITA KENDOR DALAM BERIMAN KEPADA TUHAN DI DALAM SITUASI YANG SULIT, KARENA PADA WAKTUNYA IA AKAN MEMBEBASKAN KITA DARI KESULITAN ITU.