BAKTI SOSIAL PID DI DESA TANON, PAPAR, KEDIRI

BAKTI SOSIAL PID DI DESA TANON, PAPAR, KEDIRI
BAKTI SOSIAL PID DI DESA TANON, PAPAR, KEDIRI

Desa Tanon, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri, menjadi lokasi kegiatan bakti sosial yang diselenggarakan oleh PID (Lembaga Pelayanan Iman & Doa). Bakti sosial berjalan dengan lancar dan banyak orang merasa diberkati dengan kegiatan tersebut.
Kegiatan Bakti Sosial ini dilaksanakan atas permintaan dari sebuah gereja yang sedang dirintis di Desa Tanon ini , yang saat ini jumlah jemaat tiap minggunya sekitar delapan orang dan dipimpin oleh Pdt. Thomas Suwarno. Menurut salah satu anggota jemaat yang juga merupakan tokoh masyarakat setempat, memberitahu kalau keberadaan kelompok Kristen tersebut pada awalnya berasal dari desa lain. Karena adanya kendala di tempat sebe-lumnya, mereka kemudian berpindah ke Desa Tanon dan menyewa sebuah rumah dengan biaya ter-jangkau yang untuk sementara digunakan sebagai tempat berkumpul dan berdoa saja.
Rupanya masyarakat Desa Tanon menyambut keberadaan kelompok tersebut dengan baik. Warga setempat tidak mempermasalahkan aktivitas mereka, dengan pemaham-an bahwa keyakinan merupakan hak pribadi setiap warga. Sikap terbuka ini juga ter-lihat ketika rencana bakti sosial berupa pengobatan gratis dilaksanakan mereka tam-pak antusias menyambutnya. Bahkan pemerintah desa memberikan dukungan dan mengizinkan warga memanfaatkan layanan kesehatan yang disediakan.
Menindaklanjuti permintaan tersebut, PID bersama tim bakti sosial melaksanakan kegiatan pengobatan gratis dengan sepengetahuan Kepala Desa Tanon. Puskesmas dan Posyandu setempat yang turut mendukung pelaksanaan kegiatan ini. PID menghadirkan tenaga medis yang terdiri dari dokter, perawat, dan bidan, seluruhnya bekerja secara su-karela. Seluruh layanan, mulai dari pemeriksaan kesehatan, pemberian obat-obatan, hingga pemeriksaan darah, diberikan secara cuma-cuma kepada masyarakat.

Antusiasme warga terlihat sangat tinggi, hal tersebut ditndai dengan hadirnya lebih dari 200 orang tercatat mengantre untuk mendapatkan layanan kesehatan tersebut. Selain pemeriksaan medis, sebagian warga juga meminta didoakan terkait berbagai persoalan kehidupan yang mereka alami.
Dalam pelaksanaan bakti sosial ini, PID juga menghadirkan tenaga pendukung lainnya seperti terapis akupuntur dan ahli pijat saraf. Layanan tersebut menjadi pelengkap kegiatan kesehatan yang tersedia dan dimanfaatkan oleh sebagian peserta, sehingga suasana kegiatan tampak sangat aktif dan cukup padat.
Bagi warga yang terdeteksi memiliki keluhan atau penyakit yang memerlukan penanganan lanjutan, tim medis memberikan rekomendasi untuk dirujuk ke Posyandu setempat dan selanjutnya ke Puskesmas agar memperoleh perawatan yang lebih intensif.
Pimpinan gereja induk yang berpusat di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, juga turut hadir dalam kegiatan tersebut dan bahkan ikut memeriksakan kondisi kesehatannya. Dalam kesempatan itu, disam-paikan pula harapan agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan di gereja induk pada waktu mendatang, dengan tetap mengikuti prosedur yang berlaku dan melalui koordinasi serta izin dari pihak terkait.
Kegiatan bakti sosial ini memberikan kesan positif bagi masyarakat setempat. Kehadiran PID dan jemaat gereja dinilai membawa manfaat nyata bagi warga, khususnya dalam bidang pelayanan kesehatan. Secara umum, kegiatan ini menunjukkan bahwa kehadiran umat Kristen di tengah masyarakat tidak menjadi an-caman, melainkan dapat menjadi saluran berkat dan pelayanan bagi sesama.